Ahlan Wa Sahlan

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu,
Ahlan wa sahlan, selamat datang di blog Toko Buku An-Naajiyah. Kunjungi toko kami di jln. Bangka Raya no D3-4, Perumnas 3 Bekasi. Dapatkan discount-discountnya. Atau dapat dipesan dengan mengontak kami di +6281219112152, +622170736246, E-mail gwsantri@gmail.com, maka barang akan dikirim ketempat tujuan setelah dikurangi discount dan ditambahkan ongkos kirim yang ditanggung oleh si pemesan. Kunjungi juga toko online kami di www.tb-an-naajiyah.dinomarket.com.

Pembayaran:
1. Bank Syariah Mandiri cabang Bekasi, no 7000739248, kode ATM Bersama 451, a.n Gusti Wijaya Santri.
2. Bank Muamalat cabang Kalimas Bekasi, no 0218913136, kode ATM Bersama 147, a.n Gusti Wijaya Santri

Pengiriman pesanan menggunakan JNE/Pos Indonesia/Indah Cargo/Pahala Kencana/jasa pengiriman yang disepakati.

Semoga kehadiran toko dan blog ini dapat memberikan manfa'at untuk Saya khususnya dan semua pengunjung pada umumnya.

Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuhu

Banner

Kamis, 03 April 2014

Satu Pohon Kurma di Surga


مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِي الْجَنَّةِ - See more at: http://www.voa-islam.com/read/doa/2013/09/24/26940/zikir-ini-memperbanyak-tanaman-untuk-kita-di-surga/#sthash.nhhICOaB.dpuf
Kebun Kurma
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
” من قال سبحان الله العظيم وبحمده غرست له نخلة في الجنة ” . (ت حب ك) عن جابر. قال الألباني : (صحيح) انظر حديث رقم: 6429 في صحيح الجامع.
“Barang siapa yang mengucapkan: سبحان الله العظيم وبحمده akan ditanamkan untuknya pohon kurma di surga”. (HR Tirmizi, Ibnu Hibban dan Al –Hakim dan Al-Abani mensahihkannya dalam Sahih Al Jami’ no 6429)
[http://abumuhammadblog.wordpress.com/2013/07/29/dapatkan-property-rumah-di-surga-gratis-tanpa-kredit-disertai-kiat-kiat-mendapatkan-dan-menghiasinya/]

Berapa banyak pohon kurma yang ditanamkan bagi orang yang kesehariannya selalu memperbanyak mengucapkan dzikir di atas? Oleh karena itu, sesungguhnya karunia Allah sangatlah luas dan sangatlah agung melebihi dari yang kita bayangkan.

Allah Ta'ala berfirman:
وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
"melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261) 
[http://quran.com/2/261]


Sumber: Kitab 175 Jalan Menuju Surga Allah 'Azza wa Jalla karya Nayef bin Mamduh bin Abdul Aziz Alu Su'ud, penerbit Pustaka Darul Ilmi

tb. an-Naajiyah, Perumnas 3 Bekasi
03 April 2014
Dari Jabir Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِي الْجَنَّةِ
“Siapa yang membaca: Subhanallahi al-'Adziimi wa Bihamdihi, niscaya ditanamkan untuknya satu pohon kurma di surga.” (HR. al-Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6429)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/doa/2013/09/24/26940/zikir-ini-memperbanyak-tanaman-untuk-kita-di-surga/#sthash.nhhICOaB.dpuf
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِي الْجَنَّةِ - See more at: http://www.voa-islam.com/read/doa/2013/09/24/26940/zikir-ini-memperbanyak-tanaman-untuk-kita-di-surga/#sthash.nhhICOaB.dpuf
Dari Jabir Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِي الْجَنَّةِ
“Siapa yang membaca: Subhanallahi al-'Adziimi wa Bihamdihi, niscaya ditanamkan untuknya satu pohon kurma di surga.” (HR. al-Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6429)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/doa/2013/09/24/26940/zikir-ini-memperbanyak-tanaman-untuk-kita-di-surga/#sthash.nhhICOaB.dpuf
Dari Jabir Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِي الْجَنَّةِ
“Siapa yang membaca: Subhanallahi al-'Adziimi wa Bihamdihi, niscaya ditanamkan untuknya satu pohon kurma di surga.” (HR. al-Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6429)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/doa/2013/09/24/26940/zikir-ini-memperbanyak-tanaman-untuk-kita-di-surga/#sthash.nhhICOaB.dpuf
read more “Satu Pohon Kurma di Surga”

Rabu, 02 April 2014

Pembatal-Pembatal Keislaman

Pembatal-pembatal keislaman ada sepuluh, yaitu:
1. Berbuat Syirik dalam beribadah kepada Allah Ta'ala.
Allah Ta'ala berfirman, artinya:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa selain  dosa syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. an-Nisa': 48 dan 116)

Allah Ta'ala berfirman, artinya:
"Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga dan tempat kembali baginya adalah neraka. Tidak ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolongpun." (QS. al-Maidah: 72)

Diantara bentuk perbuatan syirik adalah menyembelih (kurban) untuk selain Allah, misalnya menyembelih kurban untuk jin atau kuburan.

2. Membuat perantara-perantara antara dirinya dengan Allah. Mereka berdo'a dan meminta syafaat dari perantara-perantara tersebut. Bahkan mereka bertawakal kepada perantara-perantara tersebut. Berdasarkan ijma', orang yang berbuat demikian itu telah kafir.

3. Tidak mau mengkafirkan orang-orang musyrik, ragu dengan kekafira mereka atau membenarkan pemikiran mereka. Orang seperti ini berarti telah kafir.

4. Berkeyakinan bahwa petunjuk selain nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam lebih sempurna daripada petunjuk beliau atau berkeyakinan bahwa hukum selain Nabi lebih baik daripada hukum beliau. Misalnya orang yang menganggap bahwa hukum thaghut lebih baik daripada hukum Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Orang seperti ini berarti telah kafir.

5. Membenci sebagian dari ajaran Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam walaupun tetap mau mengamalkannya. Orang seperti ini berarti telah kafir.

6. Mengejek sebagian ajaran agama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, pahala dan siksa Allah. Orang seperti ini berarti telah kafir. Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala, artinya:
"Katakanlah: 'Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya, kalian selalu berolok-olok?' Tidak usah kalian minta maaf, karena kalian telah kafir sesudah beriman." (QS. at-Taubah: 65-66)

7. Berbuat sihir, diantara bentuknya adalah sharf dan 'athaf (sihir yang digunakan untuk membuat seseorang tidak mencintai isterinya atau membuat seorang isteri jatuh cinta kepada suaminya. pent)
Barangsiapa yang melakukannya atau ridha dengannya, maka dia telah kafir. Dalilnya dalah firman Allah Ta'ala, artinya:
"Sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan, 'sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir.'" (QS. al-Baqarah: 102)

8. Membantu dan menolong orang-orang musyrik untuk memerangi kaum muslimin. Dalilnya adalah dirman Allah Ta'ala, artinya:
"Barangsiapa diantara kalian mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim." (QS. al-Maidah: 51)

9. Meyakini bahwa sebagian orang diperbolehkan keluar dari syariat Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sebagaimana nabi Khidhr 'Alaihissalam juga diperbolehkan keluar dari syariat nabi Musa 'Alaihissalam. Orang yang berkeyakinan seperti itu berarti telah kafir.

10. Berpaling dari agama Allah Ta'ala, tidak mau mempelajari dan mengamalkannya. Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala,
"Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang-orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Rabbnya, kemudian dia berpaling dari ayat-ayatNya? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa." (QS. as-Sajdah: 22)

Seluruh pembatalpembatal keislaman di atas berlaku sama antara orang yang sekedar main-main, serius, atau karena takut, kecuali orang yang dalam keadaan dipaksa. Seluruh pembatal-pembatal keislaman di atas merupakan realita yang paling sering terjadi.

Oleh karena itu, seyogyanya setiap muslim berhati-hati dan takut kalau hal itu menimpa dirinya. Kita berlindung kepada Allah dari perkara-perkara yang bisa mendatangkan amarah Allah dan siksa-Nya yang pedih.


Disalin dari kitab al-Wajibat karya Syaikh Abdullah bin Ibrahim al-Qar'awi, penerbit Media Hidayah

tb. an-Naajiyah, Peumnas 3 Bekasi
03 Aprill 2014

read more “Pembatal-Pembatal Keislaman”

Syarat La Ilaha Ilallah


Syarat la ilaha Ilallah ada tujuh, yaitu:
  1. Ilmu (mengetahui) makna kalimat tersebut baik yang dinafikan maupun yang ditetapkan oleh kalimat tersebut.
  2. Yaqin (meyakini), yaitu mengetahui secara sempurna kalimat tersebut. Yakin ini menafikan adanya syak (keragu-raguan)
  3. Ikhlash (ikhlas) yang menafikan asanya syirik (kesyirikan)
  4. Shidq (membenarkan) yang menafikan adanya pendustaaan dan mencegah adanya nifak.
  5. Mahabbah (mencintai) kalimat tersebut dan makna yang terkandung di dalamnya serta merasa senang dengannya.
  6. Inqiyad (tunduk) dengan konsekuensi-konsekuensi kalimat tersebut, yaitu mengamalkan kewajiban secara ikhlas kepada Allah karena mengharap keridhaan-Nya.
  7. Qabul (menerima) yang menafikan sikap radd (menolak).

Disalin dari kitab al-Wajibat karya Syaikh Abdullah bin Ibrahim al-Qar'awi, penerbit Media Hidayah

tb. an-Naajiyah, Perumnas 3 Bekasi
02 April 2014
read more “Syarat La Ilaha Ilallah”

Senin, 31 Maret 2014

Perjalanan Ruh Setelah Kematian

Dari Al-Barrak bin Azib radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
Kami pernah mengiringi jenazah orang anshar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sesampainya di kuburan, dan menunggu liang lahatnya dibenahi, Rasulullah duduk menghadap kiblat. Kamipun duduk di sekitar beliau dengan khusyu, seolah di kepala kami ada burung.

Di tangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ada ranting, beliau tusukkan ke tanah kemudian beliau menengadah ke langit lalu beliau menunduk. Beliau ulang tiga kali. Kemudian beliau bersabda,
استعيذوا بالله من عذاب القبر، مرتين، أو ثلاثا، (ثم قال: اللهم إني أعوذ بك من عذاب القبر) (ثلاثا)
“Mintalah perlindungan kepada Allah dari adzab kubur.” Beliau ulangi dua atau tiga kali. Kemudian beliau berdoa: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur.” (tiga kali).
Kemudian beliau menceritakan proses perjalanan ruh mukmin dan kafir.
Sesungguhnya hamba yang beriman ketika hendak meninggalkan dunia dan menuju akhirat, turunlah malaikat dari langit, wajahnya putih, wajahnya seperti matahari. Mereka membawa kafan dari surga dan hanuth (minyak wangi) dari surga. Merekapun duduk di sekitar mayit sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut ‘alaihis salam. Dia duduk di samping kepalanya, dan mengatakan, ‘Wahai jiwa yang baik, keluarlah menuju ampunan Allah dan ridha-Nya.’ Keluarlah ruh itu dari jasad, sebagaimana tetesan air keluar dari mulut ceret, dan langsung dipegang malaikat maut. Para malaikat yang lain tidak meninggalkan walaupun sekejap, dan mereka langsung mengambilnya dari malaikat maut.
Mereka memberinya kafan dan hanuth itu. Keluarlah ruh itu dengan sangat wangi seperti bau parfum paling wangi yang pernah ada di bumi. Para malaikat inipun naik membawa ruh itu. Setiap kali ketemu dengan malaikat yang lain, mereka akan bertanya: ‘Ruh siapakah yang baik ini?’ Mereka menjawab, ‘Fulan bin Polan’ – dengan nama terbaik yang pernah dia gunakan di dunia –. Hingga sampai di langit dunia. Mereka minta agar pintu langit dibukakan, lalu dibukakan. Mereka naik menuju langit berikutnya, dan diikuti para malaikat langit dunia. Hingga sampai di langit ketujuh. Kemudian Allah berfirman, ‘Tulis catatan amal hamba-Ku di Illiyin.’
“Tahukah kamu Apakah ‘Illiyyin itu? (yaitu) kitab yang bertulis, Disaksikan oleh para malaikat”
“Kembalikan hamba-Ku ke bumi, karena dari bumi Aku ciptakan mereka, ke bumi Aku kembalikan mereka, dan dari bumi Aku bangkitkan mereka untuk kedua kalinya.” Maka dikembalikanlah ruhnya ke jasadnya. Kemudian mayit mendengar suara sandal orang yang mengantarkan jenazahnya sewaktu mereka pulang setelah pemakaman.
Kemudian datanglah dua malaikat yang keras gertakannya. (dalam riwayat lain: warnanya hitam biru) Lalu mereka menggertaknya, dan mendudukkan si mayit.
Mereka bertanya: ‘Siapa Rabmu?’ Si mukmin menjawab, ‘Rabku Allah.’ ‘Apa agamamu?’, tanya malaikat. ‘Agamaku islam’ jawab si mukmin. ‘Siapakah orang yang diutus di tengah kalian?’ Si Mukmin menjawab, ‘Dia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Sang malaikat bertanya lagi, ‘Bagaimana amalmu?’ Jawab Mukmin, ‘Saya membaca kitab Allah, saya mengimaninya dan membenarkannya.’
Pertanyaan malaikat: ‘Siapa Rabmu? Apa agamamu? Siapa nabimu?’ Inilah ujian terakhir yang akan diterima seorang mukmin. Allah memberikan keteguhan bagi mukmin untuk menjawabnya, seperti firman-Nya,
يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ
“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat..” (QS. Ibrahim: 27)
Sehingga dia bisa menjawab: Rabku Allah, agamaku islam, Nabiku Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Tiba-tiba ada suara dari atas, “Hambaku benar, bentangkan untuknya surga, beri pakaian surga, bukakan pintu surga untuknya.” Diapun mendapatkan angin surga dan wanginya surga, dan kuburannya diluaskan sejauh mata memandang.
Kemudian datanglah orang yang wajahnya sangat bagus, pakaiannya bagus, baunya wangi. Dia mengatakan, ‘Kabar gembira dengan sesuatu yang menyenangkanmu. Kabar gembira dengan ridha Allah dan surga nan penuh kenikmatan abadi. Inilah hari yang dulu kamu dijanjikan.’ Si mayit dengan keheranan bertanya, ‘Semoga Allah juga memberi kabar gembira untuk anda. Siapa anda, wajah anda mendatangkan kebaikan?’ Orang yang berwajah bagus ini menjawab, ‘Saya amal sholehmu.’ [suhnahallah.., amal shaleh yang menemani kita di kesepian, menemani kita di kuburan]
Kemudian dibukakan untuknya pintu surga dan pintu neraka. Ketika melihat ke neraka, disampaikan kepadanya: ‘Itulah tempatmu jika kamu bermaksiat kepada Allah. Dan Allah gantikan kamu dengan tempat yang itu.’ Kemudian si mayit menoleh ke arah surga.
Melihat janji surga, si mayit berdoa: ‘Wahai Rabku, segerakanlah kiamat, agar aku bisa berjumpa kembali ke keluarga dan hartaku.’ Lalu disampaikan kepadanya: ‘Tenanglah.’
Sementara hamba yang kafir, ketika hendak meninggalkan dunia dan menuju akhirat, turunlah para malaikat dari langit, yang bengis dan keras, wajahnya hitam, mereka membawa Masuh (kain yang tidak nyaman digunakan) dari neraka. Mereka duduk di sekitar mayit sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut, dan duduk di samping kepalanya. Dia memanggil, ‘Wahai jiwa yang busuk, keluarlah menuju murka Allah.’
Ruhnya ketakutan, dan terpencar ke suluruh ujung tubuhnya. Lalu malaikat maut menariknya, sebagaimana gancu bercabang banyak ditarik dari wol yang basah. Sehingga membuat putus pembuluh darah dan ruang tulang. Dan langsung dipegang malaikat maut. Para malaikat yang lain tidak meninggalkan walaupun sekejap, dan mereka langsung mengambilnya dari malaikat maut. Kemudian diberi masuh yang mereka bawa. Ruh ini keluar dengan membawa bau yang sangat busuk, seperti busuknya bau bangkai yang pernah ada di muka bumi. Merekapun naik membawa ruh ini. Setiap kali mereka melewati malaikat, malaikat itupun bertanya, ‘Ruh siapah yang buruk ini?’ Mereka menjawab, ‘Fulan bin Fulan.’ – dengan nama yang paling buruk yang pernah dia gunakan ketika di dunia – hingga mereka sampai di langit dunia. Kemudian mereka minta dibukakan, namun tidak dibukakan. Ketika itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah,
لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ
(Orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya), tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. (QS. Al-A’raf: 40)
Kemudian Allah berfirman, ‘Tulis catatan amal hamba-Ku di Sijjin, di bumi yang paling dasar.’ Kemudian dikatakan, ‘Kembalikan hamba-Ku ke bumi, karena Aku telah menjanjikan bahwa dari bumi Aku ciptakan mereka, ke bumi Aku kembalikan mereka, dan dari bumi Aku bangkitkan mereka untuk kedua kalinya.’ Kemudian ruhnya dilempar hingga jatuh di jasadnya. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah,
وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ
Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, Maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh. (QS. Al-Haj: 31)
Kemudian ruhnya dikembalikan ke jasadnya, sehingga dia mendengar suara sandal orang mengiringi jenazahnya ketika pulang meninggalkan kuburan. Kemudian datanglah dua malaikat, gertakannya keras. Merekapun menggertak si mayit dan mendudukkannya. Mereka bertanya: ‘Siapa Rabmu?’ Si kafir menjawab, ‘hah..hah.. saya gak tahu.’ ‘Apa agamamu?’, tanya malaikat. ‘hah..hah.. saya gak tahu,’ jawab si kafir. ‘Siapakah orang yang diutus di tengah kalian?’ Si kafir tidak kuasa menyebut namannya. Lalu dia digertak: “Namanya Muhammad!!”, si kafir hanya bisa mengatakan, ‘hah..hah.. saya gak tahu. Saya cuma mendengar orang-orang bilang seperti itu.’ Diapun digertak lagi: “Kamu tidak tahu dan tidak mau tahu.” Tiba-tiba ada suara dari atas, “Hambaku dusta, bentangkan untuknya neraka, bukakan pintu neraka untuknya.”
Diapun mendapatkan panasnya neraka dan racun neraka. Kuburnya disempitkan hingga tulang-tulangnya berserakan. Lalu datanglah orang yang wajahnya sangat buruk, berbaju jelek, baunya seperti bangkai. Dia mengatakan: ‘Kabar buruk untukmu, inilah hari dimana dulu kau dijanjikan.’ Si mayit kafirpun menjawab, ‘Kabar buruk juga untukmu, siapa kamu? Wajahmu mendatangkan keburukan.’ Orang ini menjawab, ‘Saya amalmu yang buruk.’ – Allahul musta’an, amal buruk itu semakin menyesakkan pelakunya di lahatnya – kemudian dia diserahkan kepada makhluk yang buta, tuli, dan bisu. Dia membawa pentungan! Andaikan dipukulkan ke gunung, niscaya akan jadi debu. Kemudian benda itu dipukulkan ke mayit kafir, dan dia menjadi debu. Lalu Allah kembalikan seperti semula, dan diapun memukulnya lagi. Dia berteriak sangat keras, bisa didengar oleh semua makhluk, kecuali jin dan manusia. Lalu dibukakan untuknya neraka dan disiampkan tempatnya di neraka. Diapun memohon: ‘Ya rab, jangan Engkau tegakkan kiamat.’
Hadis ini diriwayatkan Ahmad 18543, Abu Daud 4753, Syuaib Al-Arnauth menyatakan, Sanadnya shahih. Al-Albani menyatakan hadis ini hadis yang shahih.

Oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)

http://www.konsultasisyariah.com/perjalanan-ruh-setelah-kematian/

31 Maret 2014
tb. an-Naajiyah Perumnas 3 Bekasi
read more “Perjalanan Ruh Setelah Kematian”

Yang Terjadi Pada Diri Kita Di Dalam Kubur

Oleh: Dr.Zuhair Rabih, Anggota Haiah I’jazul Ilmi, Makkah al-Mukarromah

Sesungguhnya mayit di dalam kubur, akan melewati beberapa fase prubahn dn aku akn menyebutkan secara ringkas beberapa fase tersebut, sejak malam ke 1 - 25 tahun setelahnya. Berikut ini fase-fase tersebut
# Malam Pertama #
Di kuburan pembusukan bermula pada daerah perut dan kemaluan. Perut dan kemaluan adalah 2 hal terpenting yang anak cucu Adam ini saling bergulat dan menjaganya di dunia. Dua hajat, yang karenanya Allah 'Azza wa Jalla membuat manusia merugi di dunia akan membusuk pada malam pertamanya di kuburan. Setelah itu,mulailah jasad berubah warna menjadi hijau kehitaman. Setelah berbagai make up dan alat-alat kecantikn mebuatnya memiliki ragam pesona, nanti tubuh manusia hanya akan memiliki satu warna saja


# Malam Kedua #
Di kuburan, mulailah anggota-anggota tubuh membusuk seperti limpa, hati, paru-paru dan lambung


# Hari Ketiga #
Anggota-anggota tubuh itu mengeluarkan bau busuk tidak sedap


 # Seminggu Setelahnya #
Wajah mulai tampak mebengkak, dua mata, kedua lisan dan pipi


# Setelah 10 hari #
Tetap terjadi pbusukan, kali ini pada anggota-anggota tubuh seperti perut, lambung, limpa 


# Setelah 2 Minggu #
Rambut mulai rontok
Lalat hijau mulai bisa mencium bau busuk dari jarak 5 km & ulat-ulatpun mulai menutupi seluruh tubuhnya

# Setelah 6 Bulan #
Anda tidak akan menemukan kecuali rangka tulang saja


# Setelah 25 Tahun #
Rangka tubuh ini akn berubah menjadi semacam biji dan di dalam biji tersebut, anda akan mnemukan satu tulang yg sangat kecil disebut ‘Ajbudz dzanab (tulang ekor), dari tulang inilah kita akan dibangkitkan oleh  Allah 'Azza wa Jalla pada hari kiamat


Wallahu 'alam

Saudaraku Fillah, inilah tubuh yang selama ini kita jaga, akhirnya kembali ke tanah


(oleh ustadz Subhan Bawazier)
Moga amal ibadah kitalah,yg akan menyelamatkan kita di hari kebangkitan kelak....aamiin

Dikutip dari BBG Agama = Nasihat 8
http://aliasha78zamzamclinic.blogspot.com/


Sumber BC Aliasha Farida | Zam²Clinic Skincare
read more “Yang Terjadi Pada Diri Kita Di Dalam Kubur”

Hukum Makanan Perayaan Non Muslim


Al-Lajnah Ad-Daimah ditanya, “Bolehkah seorang muslim memakan makanan
yang disajikan ahli kitab atau orang-orang musyrik dalam hari raya
mereka atau menerima pemberian mereka dalam rangka acara hari raya
mereka?”

Jawaban para ulama Al Lajnah Ad Daimah:

Tidak boleh bagi seorang muslim memakan makanan yang dibuat oleh orang
Yahudi, Nashrani atau orang-orang musyrik dalam rangka acara hari raya
mereka. Tidak boleh pula bagi seorang muslim menerima hadiah pemberian
mereka dalam rangka acara hari raya mereka. Hal ini terlarang karena
hal itu berarti memuliakan mereka dan menolong mereka dalam rangka
syi’ar keagamaan mereka serta menyebar bid’ah mereka. Hal ini pun
berarti berserikat dalam kegembiraan ketika hari raya mereka. Ini pun
berarti menjadikan hari raya mereka menjadi hari raya kita. Atau
minimalnya, hal ini dapat menjadikan saling bertukar memberi makan
atau hadiah pada hari raya kita dan hari raya mereka. Ini sungguh
bagian dari bencana agama dan bagian dari bid’ah dalam agama. Padahal
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من أحدث في أمرنا ما ليس منه فهو رد

“Barangsiapa yang membuat amalan baru dalam urusan agama kami, maka
amalan tersebut tertolak” (HR. Bukhari dan Muslim). Saling memberi
makanan atau hadiah ini terlarang (dalam rangka perayaan hari raya
mereka) sebagaimana pula kita dilarang memberi hadiah pada mereka
dalam event perayaan hari raya mereka.

Fatwa ini ditandatangani oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin
Baz selaku ketua; Syaikh ‘Abdur Rozaq ‘Afifi selaku wakil ketua;
Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud selaku anggota.

[Fatawa Al Lajnah Ad Daimah 22/398, no. 2882 pertanyaan kedua]
read more “Hukum Makanan Perayaan Non Muslim”

Rabu, 26 Februari 2014

Dosa-Dosa Yang Membinasakan (al-Kaba'ir)

 Dosa-dosa besar yang membinasakan (al-Kaba'ir), yaitu:
1. Menyekutukan Allah (Syirik)
2. Membunuh orang lain
3. Sihir
4. Meninggalkan Shalat
5. Tidak mau membayar Zakat
6. Durhaka kepada kedua orang tua
7. Memakan riba
8. Memakan harta anak yatim dengan cara zhalim
9. Berdusta atas nama Nabi
10. Membatalkan puasa Ramadhan tanpa alasan atau rukhshah
11. Lari dari medan pertempuran
12. Berzina
13. Pemimpin yang khianat, zhalim, dan bertindak sewenang-wenang terhadap rakyatnya
14. Meminum khamr walaupun dengan kadar tidak memabukan
15. Menyombongkan diri, takabur, ujub dan angkuh
16. Persaksian palsu
17. Homoseks (hubungan intim sesama jenis)
18. Menuduh wanita yang baik-baik yang telah menikah dengan tuduhan berzina
19. Khianat pada harta rampasan perang, baitul mal dan zakat
20. Mengambil harta (orang lain) dengan cara bathil
21. Mencuri
22. Perampokan
23. Sumpah palsu
24. Selalu berdusta di setiap ucapannya
25. Bunuh diri
26. Hakim yang jahat
27. Kepala rumah tangga yang membiarkan kemungkaran di keluarganya
28. Perempuan yang bertingkah seperti laki-laki dan laki-laki yang bertingkah seperti wanita (waria)
29. Al-Muhallil dan al-Muhallal lahu
30. Memakan bangkai, darah dan daging babi
31. Tidak bersuci setelah kencing merupakan ciri khas orang Nasrani
32. Pemalak (pemungut liar)
33. Riya' merupakan sifat orang munafik
34. Khianat
35. Mempelajari ilmu agama untuk kepentingan duniawi dan menyembunyikan ilmu
36. Mengungkit-ungkit kebaikan
37. Tidak beriman terhadap takdir
38. Menguping pembicaraan rahasia
39. Tukang laknat
40. Menghianati pimpinan
41. Membenarkan dukun dan ahli nujum
42. Istri durhaka
43. Memutus hubungan kekerabatan
44. Menggambar (makhluk bernyawa) di pakaian, dinding dan lain sebagainya
45. Mengadu domba
46. Meratap dan menampar muka sendiri
47. Mencela nasab (garis keturunan)
48. Semena-mena
49. Memberontak dan mengkafirkan orang lain dikarenakan melakukan dosa besar
50. Menyakiti dan mencaci-maki kaum Muslimin
51. Menyakiti dan memusuhi para wali Allah
52. Melakukan isbal (memanjangkan celana melebihi mata kaki) karena kesombongan
53. Mengenakan sutra dan emas bagi laki-laki
54. Budak yang melarikan diri
55. Bekurban kepada selain Allah
56. Mengubah batas tanah
57. Mencelah para Shahabat Radhiyallahu 'Ahhum
58. Mencelah orang-orang Anshar Radhiyallahu 'Anhum
59. Mengajak kepada kesesatan
60. Wanita yang menyambung rambut, merenggangkan gigi dan menato tubuhnya
61. Mengacungkan senjata tajam kepada saudaranya
62. Mengakui orang lain sebagai bapak
63. Thiyarah (menganggap sial)
64. Minum dengan menggunakan bejana (gelas, cangkir, dll) dari emas dan perak
65. Debat kusir dan perwakilan hakim
66. Mengebiri, membuat cacat dan menyiksa budak secara zhalim dan aniaya
67. Mengurangi timbangan dan takaran
68. Merasa aman dari siksaan Allah
69. Putus asa dan merasa pesimis dari rahmat Allah
70. Kufur nikmat
71. Menguasai sumber air untuk diri sendiri
72. Menato wajah hewan dengan besi panas
73. Berjudi
74. Melakukan dosa di tanah suci
75. Meninggalkan shalat Jum'at
76. Memata-matai dan membocorkan rahasia kaum Muslimin

Perumnas 3, Bekasi - 26 Februari 2014

(Disalin dari kitab Al-Kaba'ir, Dosa-Dosa Yang Membinasakan karya al-Imam adz-Dzahabi Rahimahullahu Ta'ala, penerbit Darus Sunnah Press)

Catatan:
Untuk keterangan lebih rinci dari masing-masing dosa-dosa besar di atas dapat dilihat di kitab sumbernya
read more “Dosa-Dosa Yang Membinasakan (al-Kaba'ir)”

Rabu, 29 Januari 2014

Hukum Shalatnya Orang Yang Terbuka Kepalanya

Pendapat Syaikh al-Albani:
Dalam hal ini, shalatnya orang yang tidak menutup kepalanya adalah Makruh, sebab seorang Muslim ketika masuk dalam shalat hendaklah dengan bentuk keislaman yang sempurna, berdasarkan hadits:
فَأِنَّ اللَّهَ أَحَقَّ أَنْ يُتَزَيَّنَ لَهُ
"Sesungguhnya Allah lebih berhak atas berhiasnya seseorang kepadaNya." (HR. ath-Thahawi dalam kitab Syarh al-Ma'aniy I/221). Dan Bukan termasuk bentuk yang baik dalam kebiasaan salaf membiarkan kepala terbuka.

Tamaamu al-Minnah hal 164

(Disalin dari kitab Ensiklopedi Fatwah Syaikh Albani, penerbit Pustaka As-Sunnah)
read more “Hukum Shalatnya Orang Yang Terbuka Kepalanya”

Selasa, 28 Januari 2014

Wajibnya Menutup al-'Atiq (Pundak) Bagi Laki-Laki (Dalam Shalat), Jika Ada Yang Digunakan Untuk Menutup

Pendapat Syaikh al-Albani:
Bahwasanya wajib bagi orang yang shalat untuk menutup bagian badannya yang bukan aurat yaitu bagian badan yang atas, hal ini jika ada yang digunakan untuk menutupinya. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam :
لَايُصَلِّيَنَّ أَحَدُكُمْ فِى الثَّوْبِ الوَاحِدِلَيْسَ عَلَىعَاتِقِهِ, وَفِىرِوَايَةٍمَنْكِبَيْهِ مِنْهُ شَيْءٌ. رواةالشيخان
"Janganlah salah satu di antara kalian shalat dengan satu baju tanpa ada satupun di atas pundaknya." (dan dalam sebuah riwayat: kedua pundaknya). (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan sebuah riwayat dari Ahmad, kalaupun tidak tertutup bagian atas badannya, shalatnya sah, tapi dia telah berdosa karena tidak menutupnya. Dan Insya Allah pendapat inilah yang benar.

Tamaamu al-Minnah hal 163 ats-Tsamaru al-Mustathab (I/292)

(Disalin dari kitab Ensiklopedi Fatwa Syaikh Albani, penerbit Pustaka As-Sunnah)

read more “Wajibnya Menutup al-'Atiq (Pundak) Bagi Laki-Laki (Dalam Shalat), Jika Ada Yang Digunakan Untuk Menutup”

Haramnya Memakai Pakaian Syuhrah (Mencari Popularitas)


عَنْ ابْنِ عُمَرَ رضي اللّه عنهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْل اللَّه مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شَهْرَةٍ فِي الدُُّنْيَاأَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَومَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ أُلْهِبَ فِيْهِ نَارًا
Dari Ibnu Umar رضي اللّه عنهُ ia berkata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda, "Barang siapa memakai pakaian untuk mencari popularitas dunia, maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya di hari kiamat kemudian membakarnya dengan api neraka." (HR. Abu Dawud II/172)

Asy-Syaukani berkata, "Hadits ini menunjukan diharamkannya memakai pakaian syuhrah. Dan pakaian ini bukan hanya dikhususkan pada pakaian yang mahal harganya, bahkan pakaian syuhrah ini bisa ada pada pakaian yang berbeda dengan pakaian orang pada umumnya. Maka tidak ada bedanya antara pakaian yang mahal dengan yang murah."

Hijaab al-Mar`ah al-Muslimah hal. 111

(Disalin dari kitab Ensiklopedi Fatwa Syaikh Albani, Pustaka As-Sunnah)
read more “Haramnya Memakai Pakaian Syuhrah (Mencari Popularitas)”

Senin, 27 Januari 2014

Kapsul Ekstrak Propolis, 30 kapsul x 250 mg; POM TR. 133 371 081; Toga Nusantara; Rp 50.000

Nama Produk: Propolis, 30 kapsul x 250 mg
Produsen: Toga Nusantara
Harga: Rp 50.000
Lain-lain: POM TR. 133 371 081

Khasiat dan Kegunaan:
Membantu memelihara daya tahan tubuh

Komposisi:
Ekstrak Propolis 250 mg

Aturan Pakai:
2 x 2 kapsul per hari
read more “Kapsul Ekstrak Propolis, 30 kapsul x 250 mg; POM TR. 133 371 081; Toga Nusantara; Rp 50.000”

Pegagan, 50 kapsul x 500 mg; POM TR. 103 322 031; Toga Nusantara; Rp 35.000,-

Nama produk: Pegagan, 50 kapsul x 500 mg
Produsen: Toga Nusantara
Harga: Rp 35.000,-
Lain-lain: POM TR. 103 322 031

Pegagan telah dimanfaatkan sebagai obat terutama oleh masyarakat India, Pakistan dan sebagian Eropa Timur sejak ribuan tahun yang lalu. Tanaman ini dipercaya bisa menambah ketahanan tubuh, membersihkan darah dan memperlancar urin. Manfaat penting lainnya adalah memberi efek positif bagi daya rangsang saraf otak dan memperlancar aliran darah pada pembuluh otak. saat ini pegagan sering dimanfaatkan sebagai tonik (penguat) daya tahan otak dan saraf. Umur pasti bertambah namun jangan sampai pikun menyerang kita. Beri otak anda nutrisi dengan herbal alami PEGAGAN. Pegagan baik dikonsumsi oleh seluruh keluarga, anak-anak, remaja, dewasa dan lansia.

Efek Farmakologi:
Centella asiatica herba
Pegagan kaya antioksidan, terutama untuk melawan radikal bebas. Senyawa radikal pencetus penyakit degeneratif seperti kanker, kencing manis, gangguan jantung, stroke dan parkinson. Antioksidan menyokong dan memperkuat kelangsungan sistem imun. Beberapa manfaat dari tanaman pegagan:
  1. Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan, mengandung senyawa karotenoid dan asiatikosida. Senyawa ini dapat merangsang produksi enzim antioksidan dalam tubuh. Menurut riset di Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, menyebutkan sifat asiatikosida yang terdapat dalam pegagan juga dapat merevitalisasi pembuluh darah, membantu kelancaran sirkulasi oksigerisi serta melindungi kerusakan sel-sel otak.
  2. Antihipertensi, menurut penelitian tiga golongan senyawa pada ekstrak pegagan yaitu asiatilkosida, fenol berefek hipotensif (penurun tekanan darah).
  3. Meningkatkan ketajaman mata (visus), mengandung karotenoids yang dapat membantu mempertajam pandangan mata. Karotenoid tidak dapat digantikan dengan vitamin A, karena vitamin A yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan, tetapi karotenoids akan diubah tubuh menjadi vitamin A sesuai dengan kebutuhan, oleh karena itu kelebihan karotenoids tidak membahayakan kesehatan mata.
  4. Menambah kesuburan wanita dan pria
  5. Sebagai anti lepra, manfaat lain dari senyawa asiatikosida.
Komposisi Tiap Kapsul (500 mg) mengandung:
Centella asiatica herba 500 mg

Aturan pakai:
Dewasa 2 x 2 kapsul per hari
Anak-anak 1 x 2 kapsul per hari

Diminum setelah makan
read more “Pegagan, 50 kapsul x 500 mg; POM TR. 103 322 031; Toga Nusantara; Rp 35.000,-”

Pasak Bumi Plus, 50 kapsul x 500mg; POM TR. 103 322 461; Toga Nusantara; Rp 40.000,-

Nama Produk: Pasak Bumi Plus, 50 kapsul x 500mg
Produsen: Toga Nusantara
Harga: Rp 40.000,-
Lain-lain: POM TR. 103 322 461

Masalah vitalitas bagi pria sering menjadi penyebab kurang harmonisnya kehidupan rumah tangga. Apalagi bagi pria yang memiliki kesibukan ekstra dalam berkarir, mendapat tekanan di tempat kerja, lelah di perjalanan pergi dan pulang kerja, sehingga saat pulang ke rumah hanya ingin untuk beristirahat dan sudah tidak sanggup melayani istri. Hindari hal ini dengan meningkatkan stamina anda menggunakan ramuan herbal alami PASAK BUMI PLUS. Stamina terjaga istri puas.


Efek Famakologi
1. Eurycoma longifolia radix
Hasil penelitian Jenry Walles Simanjuntak dari Departemen Farmasi Institut Teknologi Bandung menunjukan bahwa pasak bumi mampu meningkatkan kadar testosteron dalam darah secara signifikan. Hormon testosteron yang berperan meningkatkan libido, energi dan kekebalan tubuh. Akar pasak bumi menganduk ekstrak ethanolic yang bekerja menambah jumlah hormon testosteron pria.

2. Pimpinella alpina herba
Dikenal dengan nama purwoceng, berdasarkan uji praklinis kandungan senyawa sterol dari purwoceng didalam tubuh akan dikonversi menjadi testosteron. Sedangkan senyawa lain dari purwoceng seperti furanokumarin, bergapten bekerja merangsang SSP (Sistem Syaraf Pusat) untuk membentuk hormon luteinizing. Luteinizing yaitu hormon yang diproduksi di otak yang mampu merangsang sel-sel dalam testis untuk memproduksi testosteron.

3. Nigella sativa semen
Asam lemak tak jenuh pada jintan hitam mampu meningkatkan aktivitas enzim 17-betahydroxy steroid dehydrogenase. Enzim ini berperan dalam sintesis testosteron. Hormon ini penting dalam proses spermatogenesis.

4. Zingiber officinale rhizoma
Dikenal dengan nama jahe, rahin mengkonsumsi jahe juga merangsang pelepasan hormon adrenalin yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga tubuh menjadi hangat, darah mengalir lebih lancar dan tekanan darah menurun. Disamping itu senyawa cinole dan arginine yang terkandung dalam rimpang jahe mampu membantu mengatasi ejakulasi prematur.

Komposisi Tiap Kapsul (500mg) mengandung:
  • Eurycoma longifolia radix 125 mg
  • Pimpinella alpina herba 125 mg
  • Nigella sativa semen 125 mg
  • Zingiber officinale rhizoma 125 mg
Khasiat & Kegunaan:
Membantu memelihara stamina pria dewasa

Aturan Pakai:
Dewasa 2 x 3 kapsul per hari
Diminum 1 jam setelah makan
read more “Pasak Bumi Plus, 50 kapsul x 500mg; POM TR. 103 322 461; Toga Nusantara; Rp 40.000,-”

Rabu, 04 Desember 2013

Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri - Tidak Lari Mengapa Dikejar & Tidak Hilang Mengapa Khawatir?

Biasanya anda berlari karena mengejar sesuatu agar tidak menjauh. Sebagaimana biasanya sesuatu bila ditinggal atau diabaikan akan hilang, sehingga anda kawatir setiap kali ketinggalan sesuatu.

Namun anehnya selama ini anda berlari mengejar rejeki, padahal untuk urusan rejeki, ia tidak pernah lari. Sebaliknya, anda menjadi gundah, lagi panik bila menyadari ada dari sebagian harta anda yang ketinggalan di suatu tempat karena anda kawatir kehilangan.

Sobat! ketahuilah sikap semacam ini sejatinya adalah kesalahan besar yang selama ini melilit diri anda.

Percayalah bahwa rejeki anda tidak akan pergi menjauh sehingga tidak ada perlu anda berlari tunggang langgang mengejarnya.

Sebaliknya rejeki anda juga tidak akan hilang dipungut orang walaupun telah ketinggalan di suatu tempat.

Cukuplah anda berusaha sewajarnya yaitu dengan tetap mengindahkan batasan dan hukum syari'at, niscaya seluruh rejeki anda pasti berhasil anda dapatkan dan nikmati.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
إن الروح الأمين نفث فى روعى أنها لا تموت نفس حتى تستوفى رزقها فأجملوا فى الطلب
Sejatinya Malaikat Jibril (Ruhul Qudus) membisikkan ke dalam jiwaku bahwa tiada seorang jiwapun yang meninggal dunia hingga ia benar-benartelah mengenyam jatah rizkinya, karena itu tempuh jalan-jalan yang baik dalam mencari rizki. (Ibnu ABi Syaibah, Al Baihaqy danlainnya).
percayalah sobat! niscaya anda bahagia



Inflasi Dagelan Para Rentenir.

Bila saudara membaca, apalagi mengikuti perkembangan ekonomi dunia,niscaya menemukan kata inflasi selalui menjadi salah satu momok yang ditakuti. Pada sektor ekspor atau impor, atau industri, bahkan sampai pertanian masalah inflasi selalui menghantui, apalagi sektor keuangan atau perbankan.

Inflasi alias penurunan atau proses pelemahan daya beli masyarakat akibat pelemahan nilai tukar mata uang. Banyak alasan dan faktor yang menyebabkan terjadinya pelemahan ini.

Namun demikian, anehnya hantu ekonomi ini seakan sengaja dipelihara dan bahkan dikembang biakkan. Tak ayal lagi, masyarakat terus dihantui, bahkan menjadi korbannya.

Seakan masyarakat dunia telah beranggapan bahwa inflasi adalah satu kodrat ilahi yang tidak mungkin dirubah atau dihilangkan. Padahal urusan inflasi ini sangatlah mudah dihapuskan, namun sayangnya seakan ada kesepakatan tidak tertulis untuk mempertahankannya. Sejatinya bila masyarakat dunia berkeinginan, maka dengan mudah inflasi dihapuskan.

Mungkin anda berkata: aaah terlalu mengada ada atau mustahil bisa menghapuskannya.

Sobat, ketahuilah bila masyarakat menggunakan sistem islam, kembali menggunakan uang dinar atau dirham, dan penggunaan berbagai instrumen pembayaran non tunai dihapuskan atau minimal dibatasi, niscaya inflasi sirna. Dengan demikian akan terjadi keseimbangan antara peredaran mata uang dengan perputaran barang dan jasa di masyarakat. Akibatnya terjadilah pemerataan ekonomi bagi seluruh masyarakat, dan nilai mata uang stabil.

Memang pertumbuhan ekonomi melambat namun merata dan dinikmati oleh semua orang. Apalah artinya pertumbuhan pesat namun hanya dinikmati oleh segelintir orang, sedangkan mayoritas masyarakat terus menjadi tumbal.

Sobat, marilah kita kembali ke syariat islam, agama yang membawa rahmat bagi alam semesta.


Sumber: https://www.facebook.com/muhammadarifin.badri?ref=ts&fref=ts 
read more “Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri - Tidak Lari Mengapa Dikejar & Tidak Hilang Mengapa Khawatir?”

Senin, 25 November 2013

Waktu, Keadaan dan Tempat Dikabulkannya Do'a

Waktu, keadaan dan tempat dikabulkannya do'a:
1. Malam Lailatul Qadar
2. Pertengahan malam terakhir, ketika tinggal sepertiga malam yang akhir
3. Duburush shalawaatil maktuubah (akhir shalat-shalat wajib)
4. Waktu antara adzan dan iqamah
5. Pada saat setiap kali setelah dikumandangkan adzan
6. Suatu waktu pada setiap malam hari
7. Pada saat turun hujan
8. Pada saat bertemu musuh di medan jihad fii Sabilillaah
9. Suatu waktu pada hari Jum'at. (Pendapat paling kuat berkenaan dengan masalah ini, bahwa suatu waktu yang dimaksudkan adalah ba'da Ashar di hari Jum'at. Tetapi dimungkinkan juga, bahwa yang dimaksudkan adalah waktu antara khutbah dan shalat)
10. Ketika bersujud (dalam shalat).
11. Jika tidur dalam keadaan suci, lalu bangun pada malam hari, kemudian membaca do'a yang ma'tsur (do'a yang datang dari nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam). Sebagaimana Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Barang siapa bangun di waktu malam lalu membaca:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ ، وَلَهُ الْحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ . الْحَمْدُ لِلَّهِ ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ, اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Tidak ada  ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah dan Mahasuci Allah, tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah. Allah Mahabesar, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Ya Allah, ampunilah aku. Atau ia berdo'a, (maka) akan dikabulkan do'anya. Apabila ia berwudhu', kemudian melakukan shalat, maka shalatnya akan diterima oleh Allah." (HR. Bukhari no. 1154, Ibnu Majah no. 3878, Abu Dawud no. 5060)

Bersambung....

read more “Waktu, Keadaan dan Tempat Dikabulkannya Do'a”

Selasa, 19 November 2013

Adab dan Sebab Terkabulnya Do'a

Diantara adab berdo'a dan beberapa faktor penyebab dikabulkannya do'a adalah sebagai berikut:
1. Ikhlas karena Allah Subhana wa Ta'ala semata (QS. Al-Mu'min: 14), (QS. Al-Bayyinah: 5).

2. Mengawalinya dengan pujian dan sanjungan kepada Allah Subhana wa Ta'ala, lalu diikuti dengan bacaan shalawat atas Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan diakhiri dengan hal yang sama.

3. Bersungguh-sungguh dalam memanjatkan do'a, serta yakin akan dikabulkan.

4. Mendesak dengan penuh kerendahan dalam berdo'a dan tidak terburu-buru.

5. Menghadirkan hati dalam berdo'a.

6. Memanjatkan do'a, baik dalam keadaan lapang maupun susah.

7. Tidak boleh berdo'a dan memohon sesuatu kecuali hanya kepada Allah Subhana wa Ta'ala semata.

8. Tidak boleh mendo'akan keburukan kepada keluarga, harta, anak dan diri sendiri.

9. Merendahkan suara ketika berdo'a, yaitu antara samar dan keras. (QS. Al-A'raaf: 55, 205).

10. Mengakui dosa yang telah diperbuat, lalu memohon ampunan atasnya, serta mengakui nikmat yang telah diterima dan bersyukur kepada Allah atas nikmat tersebut.

11. Tidak membebani diri dengan membuat sajak dalam do'a.

12. Tadharru' (merendahkan diri), khusyu', raghbah (berharap untuk dikabulkan) dan rahbah (rasa takut tidak dikabulkan). (QS. Al-Anbiyaa': 90)

13. Mengembalikan (hak orang lain) yang dizhalimi disertai dengan taubat.

14. Memanjatkan do'a tiga kali.

15. Mengangkat kedua tangan ketika berdo'a.
Cara Mengangkat tangan dalam berdo'a:
 - Ibnu 'Abbas Radhiyallahu'anhuma berpendapat bahwa cara mengangkat tangan dalam berdo'a
adalah dengan mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan kedua pundak dan beristighfa dengan berisyarat satu jari.
Adapun ibtihal yaitu (istighatsah) mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi.
- Imam al-Qasim bin Muhammad berkata: "Aku melihat Ibnu 'Umar berdo'a di al-Qashi, beliau mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan kedua pundaknya dan kedua telapak tangannya dihadapkan kearah wajahnya."
- Adapun do'a Istisqa' (minta hujan) dengan mengangkat tangan tinggi-tinggi dan mengarahkan punggung telapak tangan ke langit. Dari Anas Radhiyallahu'anhu bahwa beliau melihat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam berdo'a saat Istisqa' dengan mengangkat tangan tinggi-tinggi, mengarahkan punggung telapak tangan  ke langit, dan mengarahkan tangan sebelah dalam ke arah bumi hingga terlihat putih kedua ketiak beliau

Tentang mengusap muka
- Tidak ada satupun hadits yang shahih tentang mengusap muka dengan kedua telapak tangan setelah berdo'a. Semua hadits-nya sangat lemah dan tidak bisa dijadikan sebagai hujjah (dalil). Jadi, tidak boleh dijadikan alasan tentang bolehnya mengusap muka.
- Karena tidak ada contohnya dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, maka mengamalkannya adalah bid'ah.
- Begitu juga tidak ada satupun riwayat yang shahih dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan tidak juga para Shahabatnya tentang mengusap muka sesudah qunut Nazilah.
- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah berkata: "Adapun tentang Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mengangkat kedua tangannya di waktu berdo'a, maka sesungguhnya telah diriwayatkan hadits-hadits yang shahih (lagi) banyak (jumlahnya).
Sedangkan tentang mengusap muka, tidak ada satupun hadits yang shahih. Ada satu atau dua hadits, tapi tidak bisa dijadikan hujja."
- Imam al-'Izz bin 'Abdissalam Rahimahullah berkata: "Tidak ada yang melakukannya (mengusap muka setelah berdo'a) kecuali orang yang bodoh."
- Imam an-Nawawi Rahimahullah berkata: "Tidak ada Sunnahnya mengusap muka."

17. Jika mungkin berwudhu' terlebih dahulu sebelum berdo'a.

18. Tidak berlebih-lebihan dalam berdo'a.

19. Bertawassul kepada Allah Subhana wa Ta'ala dengan Asmaa-ul Husna dan sifat-sifatNya yang Mahatinggi, atau dengan amal shalih yang pernah dikerjakannya sendiri atau dengan do'a seorang shalih yang masih hidup dan berada dihadapannya.

20. Makanan dan minuman yang dikonsumsi serta pakaian yang dikenakan harus berasal dari usaha yang halal.

21. Tidak berdo'a untuk suatu dosa atau memutuskan silaturahmi.

22. Menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

23. Harus menegakan amar ma'ruf nahi munkar.

24. Hendaklah orang yang berdo'a memulai dengan mendo'akan diri sendiri, jika hendak mendo'akan orang lain.

Sumber: Do'a dan Wirid, Mengobati Guna-Guna dan Sihir Menurut al-Qur-an dan as-Sunnah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pustaka Imam Asy-Syafi'i

 

read more “Adab dan Sebab Terkabulnya Do'a”

Rabu, 27 Maret 2013

Sosok Malaikat Tertangkap CCTV, Benarkah Berita Itu?

Soal:
Assalamu'alaikum.
Saya Baca berita bahwa di masjid Nabawi pada Jum'at, tepatnya hari Jum'at, tanggal 7 Desember 2012 lalu telah tertangkap oleh kamera CCTV ada sosok putih yang diduga malaikat sedang mendengarkan khutbah. Meskipun banyak dugaan, saya bertanya:
a. Benarkah di hari Jum'at, malaikat berada di pintu masjid mencatat jamaah yang masuk?
b. Benarkah ada dalil yang menerangkan bahwa malaikat juga mendengarkan khutbah Jum'at?
c. Mungkinkah malaikat bisa terlihat oleh seorang Mukmin?

Syukran atas jawaban ustadz.
Elyardi,
Kuansing, Riau
628136579xxxx

Jawab:
Bapak Elyardi yang terhormat, memang benar bahwa sebelum shalat Jum'at malaikat mencatat orang-orang yang masuk ke masjid, kemudian ikut mendengarkan khutbah. Dalilnya adalah hadits berikut, artinya :
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda, "Pada hari Jum'at, sisetiap pintu masjid ada malaikat yang mencatat orang yang akan shalat satu persatu. Jika imam sudah duduk, mereka melipat lembar catatan dan datang mendengarkan peringatan." (HR. al-Bukhari no. 3039 dan Muslim no. 850)

Malaikat dalam bentuk aslinya tidak bisa dilihat oleh sembarang orang. Dikalangan umat Islam, hanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam yang pernah melihat malaikat dalam wujud aslinya. Adapun jika malaikat menampakan diri dalam bentuk manusia, semua orang bisa melihat. Dalil dari al-Quran dan hadits menjelaskan bahwa malaikat berwujud manusia pernah mendatangi Nabi Ibrahim 'Alaihissalam, Nabi Luth, Maryam dan juga Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa Sallam dan para shahabat saat Jibril 'Alaihissalam akan mengajarkan tentang arti iman, islam dan ihsan. Masih ada lagi kisah-kisah yang lain.

Adapun berita heboh tentang malaikat yang tertangkap kamera di masjid Nabawi, menurut Kepala Humas Masjid Nabawi, Abdul Wahid al-Haththab bahwa gambar itu hanyalah permainan montasye (teknik editing film) belaka, tidak lebih dari itu. (Surat Kabar Okaz edisi 4.194)

Secara logika bisa kita katakan, jika yang tampak adalah malaikat dalam bentuk aslinya, tentunya wujudnya tidak seperti itu, karena malaikat memiliki fisik yang sangat besar dan Jibril memiliki enam ratus sayap sehingga bisa menutupi ufuk timur. Jika dia adalah malaikat yang tampak dalam wujud manusia, maka penampakan ini menyelisihi penampakan-penampakan yang dijelaskan dalam ayat dan hadits, dimana disebutkan bahwa penampilan para malaikat persis dengan penampilan manusia biasa, sehingga orang-orang yang menemui mereka tidak tahu bahwa mereka adalah malaikat. Wallahu A'lam.

Sumber: Majalah As-Sunnah no 12/THN.XVI
read more “Sosok Malaikat Tertangkap CCTV, Benarkah Berita Itu?”

Jumat, 08 Maret 2013

Etta Milk, Tablet Susu Kambing Plus Madu, 40 Tablet x 500mg; an-Naajiyah Herbal

Produksi: Agroprima Industries Yogyakarta
Distributor: an-Naajiyah herbal Bekasi
Harga: Rp 40.000,-
Dicari Agen di seluruh Indonesia
Deskripsi:
LP.POM MUI no 12040002041209, P-IRT 2093471011235-17
Diantara beberapa jenis susu, susu kambing merupakan salah satu jenis susu yang paling banyak manfaat dan khasiatnya bagi kesehatan manusia, susu kambing memilki banyak kelebihan dibandingkan dengan susu sapi, salah satu sebab kurangnya minat masyarakat untuk minum susu kambing adalah dikarenakan adanya anggapan bahwa susu kambing membawa resiko 'darah tinggi dan sifatnya "panas". Padahal susu kambing sebenarnya berfungsi untuk menstabilkan tekanan darah dan memperbaiki fungsi jantung.

Kandungan gizi susu kambing juga dapat meningkatkan pertumbuhan bayi dan anak-anak, menambah kecerdasan, daya ingat dan sensitivitas anak, membantu menjaga keseimbangan metabolisme, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, serta membantu pembentukan sel-sel darah dan jaringan tubuh. Butir-butir lemak susu kambing lebih kecil dibandingkan susu sapi sehingga mudah diserap tubuh manusia, itu sebabnya dapat diminum oleh bayi diatas enam bulan, manula, dan baik bagi penderita radang usus.

Kelebihan Susu Kambing
Dibandingkan dengan susu ternak lainnya kelebihan susu kambing adalah:
1. Mempunyai sifat antiseptik alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini disebabkan adanya Flourin yang kadarnya 10-100kali lebih besar dari pada susu sapi.
2. Bersifat basa (Alkaline Food) sehingga cocok bagi yang mengalami masalah perut dan pencernaan. Susu kambing dapat menetralkan kadar asam lambung tinggi
3. Proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan, sehingga tidak menyebabkan diare.
4. Lemaknya mudah dicerna karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi dan susu lainnya. Dan juga bersifat homogen alami. Hal ini mempermudah untuk dicerna sehinga menekan timbulnya reaksi alergi.
5. Bisa disimpan di tempat dingin. tidak merubah kualitas dan khasiatnya.

Dari beberapa penelitian susu kambing bermanfaat untuk kesehatan diantaranya:
- Menekan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran pernafasan dan pencernaan
- Membantu penyembuhan bronchitis, Asma, TBC, Pneumonia/infeksi akut lainnya pada paru-paru
- Membantu penyembuhan maag kronis
- Mengatasi demam berdarah, anemia, thalasemia
- Mengatasi darah tinggi, darah rendah dan arteriosclerosis
- Mencegah kanker/tumor dan mengurangi efek toksis kemoterapi
- Membantu pertumbuhan tulan dan mencegah osteoporosis
- Mencegah stroke
- Melembabkan dan menghaluskan kulit
- Menurunkan frekuensi serangan migrain
- Membentuk sistem kekebalan tubuh (imun) baik bagi penderita infeksi virus HIV
- Sebagai antiseptik alami serta menyembuhkan beberapa kelainan ginjal (Nepbrotic Syndrom) dan asam urat tinggi
- Menambah vitalitas (mengatasi disfungsi seksual)
- Mengatasi nyeri haid (haid yang tidak teratur)
- Antiantritis (inflamasi sendi)
- Menyeimbangkan kadar gula dalam darah dan kadar kolesterol
- Membantu menyembuhkan demam kuning
- memperbaiki fungsi jantung
- Mengatasi insomnia

Sumber: Brosur HiGOAT, Pure Goat's Milk Powder
read more “Etta Milk, Tablet Susu Kambing Plus Madu, 40 Tablet x 500mg; an-Naajiyah Herbal”

Minggu, 03 Maret 2013

Stelan Jubah Akhwat (Jubah + Jilbab + Cadar Ikat) "an-Naajiyah", Bahan Wool Peach Arab / Sutra Cina


Stelan jubah akhwat, Wool Peach Arab / Sutra Cina, Size S-M-L-XL, Rp 210.000
Dicari reseller
read more “Stelan Jubah Akhwat (Jubah + Jilbab + Cadar Ikat) "an-Naajiyah", Bahan Wool Peach Arab / Sutra Cina”

Stelan Jubah Akhwat "an-Naajiyah" + Niqab, Bahan Jet Black

Stelan jubah akhwat (jubah + jilbab + cadar), bahan Jet Black, size S, M, L, XL, Rp 250.000,-
Niqab, Rp 100.000
Dicari reseller (diskon khusus untuk reseller)
read more “Stelan Jubah Akhwat "an-Naajiyah" + Niqab, Bahan Jet Black”